TpYiGSr8Gpz8TSzoTpd0TUd8GY==
Menampilkan postingan dengan label GTunjukkan semua
20 min
trailer
ms

Profil:

Ceramahin.com - Gus Yaqut Cholil Qoumas, atau dikenal sebagai K.H. Yaqut, adalah seorang politikus dan tokoh agama Indonesia yang lahir pada tanggal 4 Januari 1975. Sejak 23 Desember 2020, ia menjabat sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Selain itu, sejak tahun 2016, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor.

Yaqut berasal dari keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam Nahdlatul Ulama (NU). Ayahnya, K.H. Muhammad Cholil Bisri, adalah salah satu pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sedangkan pamannya adalah K.H. Musthofa Bisri, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Sebagai seorang yang memiliki latar belakang keagamaan yang kuat, Yaqut aktif dalam organisasi-organisasi Islam sejak mahasiswa, bahkan mendirikan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Depok pada tahun 1996-1999.

Karier politik Yaqut dimulai saat ia menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang pada tahun 2004-2005. Selanjutnya, ia terpilih sebagai Wakil Bupati Rembang pada periode 2005-2010. Selain itu, Yaqut juga pernah menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019 dan kembali terpilih untuk periode 2019-2024.

Di samping karier politiknya, Yaqut juga memiliki peran penting dalam organisasi-organisasi Islam di Indonesia. Ia memimpin Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sebagai Ketua Umum dari tahun 2015 hingga 2020. Di bawah kepemimpinannya, GP Ansor mendukung berbagai agenda nasional, termasuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama dalam Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2017 dan Joko Widodo dalam Pemilihan Umum Presiden Indonesia 2019.

Sebagai seorang Menteri Agama, Yaqut telah menyuarakan komitmennya untuk melindungi hak-hak komunitas Syiah dan Ahmadiyah di Indonesia serta untuk mencegah penyebaran populisme Islam di negara tersebut. Namun, jabatannya tidak terlepas dari kontroversi, seperti pernyataannya yang memicu kontroversi terkait LGBT dan pernyataan kontroversialnya tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala.

Meskipun demikian, Gus Yaqut tetap merupakan sosok yang memegang peran penting dalam politik dan keagamaan Indonesia, dengan dedikasi yang kuat terhadap pelayanan publik dan pengembangan organisasi-organisasi Islam di tanah air. (Sumber wikipedia)

 
93 min
trailer
ms

Profil Penceramah

ceramahin.com - Gus Miftah dikenal sebagai ustaz nyentrik. Gaya maupun jemaah pengajiannya terbilang unik.  Apalagi ramainya media sosial menambah popularitas kenyentrikan Gus Miftah.
Mendengarkan curhatan pekerja kelab malam ingin mengaji, Gus Miftah mencoba untuk menawarkan pengajian model baru. Ia pun populer sebagai dai kondang yang ceramah di kelab-kelab malam dengan jemaahnya berpakaian seksi.

Pria kelahiran Lampung, 5 Agustus 1981 ini besar di Jawa. Ia tinggal di Yogyakarta. Miftah Maulana Habiburrohman alias Gus Miftah ini memiliki jalan hidupnya sebagai penceramah agama.

Dalam berdakwah, ia memiliki cara sendiri. Ia mulai menyasar ke tempat-tempat yang dianggap "kotor" atau maksiat. Di sanalah ia berdakwah. Awalnya, Gus Miftah mendapatkan curhat pekerja malam di diskotik yang ingin mengaji.

Akhirnya, Gus Miftah memberanikan diri menghadap manajemen untuk mengadakan pengajian di tempat tersebut. Gayung bersambut.


Setelah berdakwah keluar masuk di tempat-tempat kelab malam, ia mendirikan Pondok Pesantren Ora Aji di Tundan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, pada 2011.
Nama pondoknya pun berbeda dengan kebanyakan nama pesantren yang biasanya dengan bahasa Arab atau nama tempat pesantren berada.

Gus Miftah memilih nama Ora Aji bukan sekadar beda. Ora Aji adalah bahasa Jawa yang berarti tidak berarti. Artinya, tak ada seorang pun yang berarti di mata Allah selain ketakwaan.

Selain mengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, dai muda kondang ini juga menggelar pengajian umum di pesantrennya. Banyak artis, tokoh nasional juga ikut mengaji di tempatnya ini.

Gus Miftah sadar bahwa kehadirannya tak hanya di pesantren. Ia pun berdakwah di luar pesantren, baik menghadiri undangan atau tempat binaannya. Ada yang unik dari model ceramah Gus Miftah ini.

Ustaz atau kiai lain biasanya berceramah di tempat khusus di majelis, masjid, atau di lapangan terbuka, tapi, Gus Miftah berceramah di tempat-tempat wanita malam, seperti di kelab malam, kafe, atau diskotik. Bahkan, ia menggelar pengajian di lokalisasi Sarkem atau Pasar Kembang Yogyakarta.

Namanya makin populer saat aktivitasnya mengisi pengajian di kelab malam viral di media sosial. Sebab, pemandangan pengajian menjadi kontras karena jemaahnya berpakaian seksi.

Gus Miftah tak ambil pusing meski ada yang menentangnya. Ia terus punya niat baik bahwa manusia bisa berubah. Jemaahnya jangan dilihat dari pakaian dan penampilan luarnya semata. Justru, mereka yang ikut pengajiannya terlihat khusyuk saat Gus Miftah menyampaikan materi ceramahnya.

Sesekali mereka mengikuti selawat yang dilantunkan Gus Miftah. Bahkan di akhir acara, setiap Gus Miftah membacakan doa, para jemaah berpakaian seksi itu secara serempak mengamininya. (ceramahin.ccom, kumpulan ceramah, berita ceramah, profil penceramah, foto disway, merdeka.com)
Copyright © - ceramahin.com