TpYiGSr8Gpz8TSzoTpd0TUd8GY==
Menampilkan postingan dengan label idul fitriTunjukkan semua
20 min
trailer
ms

Synopsis:

Ceramahin.com -    Sebuah video mendadak viral di media sosial yang memperlihatkan aksi "walkout" jamaah di Lapangan Tamanan, Bantul, Yogyakarta pasca melaksanakan sholat Idul Fitri berjamaah pada Rabu (10/04/2024) lalu.

Sosok Untung Cahyono pun kini ramai diperbincangkan. Dia adalah pria bernama lengkap Dr. Untung Cahyono, M.Hum.

Nama Untung Cahyono ramai menjadi sorotan hingga perbincangan publik usai dirinya diketahui sebagai penceramah yang menyampaikan khutbah salat Id di Lapangan Tamanan, Bantul, Yogyakarta pada Rabu 10 April 2024 lalu.

Diketahui, Untung berprofesi sebagai salah satu dosen di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta. Ia pun sempat terdaftar di wadah Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) di Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI).

Namun, pihak UAD sendiri akhirnya membantah soal status dosen mereka yang kini jadi viral lantaran khutbahnya soal politik tersebut. Pihak UAD menyatakan bahwa Untung sudah tidak mengajar lagi di UAD sejak 2022.

Selain jadi dosen, Untung pun kerap diundang sebagai narasumber di Youtube Masjid Islamic Center UAD. Ia aktif menyampaikan ceramah mengenai agama di kanal Youtube tersebut. Selain itu, Untung ternyata juga pernah masuk jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Yogyakarta.

Untung juga kerap diundang sebagai narasumber di berbagai acara Muhammadiyah sekitar Bantul, Yogyakarta. Kini, imbas dari isi khutbahnya yang berbau politik, Untung terancam dapat sanksi dari Kementerian Agama. (viva)
.
 
20 min
trailer
ms

Synopsis:

Ceramahin.com -  

Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1445 H/2024 M jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024. Keputusan ini diumumkan setelah Sidang Isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta.

Menurut Menteri Agama, sidang menyepakati keputusan tersebut berdasarkan dua hal utama. Pertama, Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama menyatakan bahwa posisi hilal di Indonesia saat Sidang Isbat sudah memenuhi kriteria baru yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Hal ini membuat hilal dapat terlihat secara astronomis atau hisab.

Kedua, dilaporkan bahwa 20 perukyah hilal di 127 titik pengamatan di seluruh Indonesia telah menyaksikan hilal dan memberikan kesaksian di bawah sumpah.

Sidang Isbat menegaskan bahwa dalam menentukan awal bulan Qomariah, Kementerian Agama selalu menggunakan dua metode yang saling melengkapi, yaitu hisab dan rukyat. Hisab bersifat informatif sementara rukyat bersifat konfirmatif. Kedua metode tersebut telah dipertimbangkan dan terkonfirmasi pada Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Menteri Agama juga menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1445 H / 2024 M atas nama pemerintah, dengan harapan taqabalallahu minna wa minkum, minal 'aidin wal faizin.

 
 
20 min
trailer
ms

Synopsis:

Ceramahin.com -  Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengumumkan Idulfitri 1445 Hijriah jatuh pada Rabu 10 April 2024.

Haedar Nashir meyakini, Idulfitri akan dilaksanakan di hari yang sama dengan pemerintah.

"Selamat Idul Fitri seluruh muslimin, Muhammadiyah ber-Idul Fitri pada 10 April dan tampaknya akan sama dengan pemerintah," ujar Haedar saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Sabtu (6/4/2024). Sumber TribunJakarta Official https://www.youtube.com/watch?v=fUOmBR7mMYY.
 
Berikut poin-point penting dari PP Muhammadiyah:
  • Muhammadiyah mengumumkan penentuan awal bulan-bulan Hijriah untuk menjelaskan bahwa keputusannya didasarkan pada metode hisab dengan metode khusus hisab Hakiki wujudul Hilal.
  • Pengumuman tersebut adalah hal yang biasa terjadi setiap tahun dan dilakukan oleh berbagai organisasi Islam serta negara-negara yang menerbitkan kalender Hijriah dan kalender miladiah.
  • Muhammadiyah menegaskan bahwa pengumuman ini tidak mendahului siapapun dan tidak menjadi dasar untuk adanya diskusi atau polemik. Mereka juga menggarisbawahi pentingnya toleransi dan kesediaan untuk menerima perbedaan dalam penentuan awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha.
  • Mereka mengusulkan solusi berupa disusunnya dan diterimanya kalender Islam global yang unifikasi, yang memerlukan waktu dan proses yang terus-menerus untuk direalisasikan.
  • Tujuan dari memiliki kalender Islam global adalah untuk menghilangkan perbedaan dan ikhtilaf dalam penentuan tanggal-tanggal penting dalam agama Islam serta untuk meningkatkan peradaban umat Islam dengan menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi, dan rasionalitas.
 
 
15 min
trailer
ms

Sinopsis:

ceramahin.com - Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1444H/2023M jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Kamis (20/4/2023).

“Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu, 22 April 2023,” ujar Menag dalam konferensi pers yang digelar usai Sidang Isbat 1 Syawal 1444H.

(Sumber:kemenag. https://www.youtube.com/watch?v=QhjcpHRdDho&t=1s)
Copyright © - ceramahin.com